Sosok Tua Rentah
By: Maya Chezee
Terjangan lautan kehidupan membawaku kegelombang kesedihan,
Langkah yang terayun tak mampu membawaku ketepian kebahagiaan,
Hariku suram ditengah lautan dalam
Aku jatuh dan hampir tenggelam dalam gemercikan rapuhku
Namun......
Ada sosok tua rentah yang tak pernah lelah menyeretku ketepian,
Menyelamatkanku dalam gulungan ombak sedihku.
Mengubah tangisanku kedalam senyumanku
Ya...
Kau sosok tua rentah penuh cinta,
Ku yakin,
Pelangi yang disana adalah warna yang kau lukis wujud kasihmu untukku,
Ku yakin, lautan terbentang luas adalah hamparan cintamu padaku.
Ku yakin....
Mentari yang bersinar tak mampu mengalahkan hangatnya pelukanmu,
Terangnya bulan dikegelapan malam tak mampu menyaingi cahaya kasihmu,
Tulus kasihmu sejauh jalan yang tak mampu ku tau ujungnya,
Lembutmu gapai hari-hariku yang tertapak .....
Itulah engkau sosok tua rentah..
sang penapak hati pemilik kasih tiada terganti.
Sosok yang selalu kupanggil dengan nama Ibu.
Terimakasih ibu.........
Sedikit tentang Penulis:
Penulis yang akrab disapa Maya Chezee yang sekarang berkuliah di Universitas Riau jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2011 FISIP. Sekarang disibukan dengan hal-hal apapun yang dia senangi. Misalnya, menulis, fotografi, desain dan hal-hal lain.
Puisi Ibu
Sabtu, 04 Januari 2014
Diposting oleh
Unknown
di
1/04/2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar