Yaaa... Mungkin Ku Kan Slalu Mengagumimu :')
Terpaku dipersimpang malam, mengingat beberapa waktu mengurai cerita disebuah rumah yang mengajarkan keindahan dan arti pengorbanan. Tercatat malam ini mungkin bukanlah bagian yang tertulis secara stuktur tapi masih menjadin bagian yang akan dan masih tergabung walau hanya sebatas dipanggil demisioner.
Diamana satu tahun kepengurusan menjadi koordinator dibagian mengurusi perempuan. Bidang yang benar menjadi satu bagian dalam diri maya. Awal diamanahkan dibidang itu sudah diduga, malahan ketika membacakan saya adalah orang yang paling senang. Dan sejatinya orang yang diberikan amanah akan ada rasa sedih takut akan amanahnya itu tidak sanggup diemban.
Sungguh, satu tahun perjalan dibidang itu ternyata sangat luar biasa. begitu banya cerita, kisah, tawa, duka. Awal dilantik memang sungguh mereka ramai bersusun dideretan bidang itu, tapi ditengah jalan, sebagian mereka hanya meninggalkan nama. Awal penyusunan sebuah progja mungkin mereka datng semua, tapi lama-lama mulai menghilang. Ada yang bilang, itu sudah kodratnya seleksi alam. Ada yang terganti ada yang kan menggantikan. itu buat saya hanyalah kata terakhir untuk pembenaran. Kalau memang seperti itu, kenapa harus menampung banyak orang didalam organisasi. toh mereka akan hilang juga. Ada beribu pertanyaan untuk mematahkan jawaban itu..
Oke fix.... Tinggalkan pembahasan itu, kembali lagi dibidang saya.
RRapat itu dinamakan dengan temu ramah yang kami adakan sekali dalam dua minggu. Bukan fokus orangnya, hanya saja saya tidak suka dengan orang yang tidak bertanggung jawab, tapi hanya berkoar-koar depan umum agar orang menilai dia itu pintar. Ya walaupun sesungguhnya saya bukanlah orang yang sempurna untuk menyelesaikan tugas itu, tapi setidaknya saya ingin mencoba menyelesaikan sampai akhir. Bukan atas nama saya koordinator, hanya saja karena saya tak ingin mengulangi kesalahan yang sama pada yang sebelumnya.
Masih ingat, pada saat mengerjakan untuk bidang itu, saya mengenyampingkan tugas kuliah. Bukan saya pemalas mengerjakannya, tapi karna saya tidak akan dapat terfokus dengan tugas kuliah ketika amanah dibidang itu masih belum saya selesaikan. Kadang ada yang menasehati kalau saya jangan terlalu terfokus dengan itu, ingat amanah orang tua. Ya, itu memang benar, tapi hati ini tetap saja ingin menyelesaikannya. Rasa syukur, dan bangga. Apa yang saya lakukan tidak mempengaruhi nilai saya, Alhamdulillah makin naik IP semesternya. Allah Maha Tahu apa yang kita kerjakan.
Jujur, maya sangat mengagung-agungkan bidang ini. Maya akan sangat marah ketika ada orang yang mengejek. Ini bukan sebuah pencitraan, tapi ini dari hati. Betapa maya mencintai pekerjaan maya karena Allah. Jika dikasih kesempatan, maya masih mau untuk menjadi gabungan dibidang itu, tapi sayang periode sudah habis.
Dibidang ini maya mampu melatih setiap kreativitas yang maya punya, maya bisa mengekspresikan semua yang ingin maya sampaikan. telebih lagi dukungan Koordinatornya yang terus meng iyakan pekerjaan maya ini, walau sebenarnya maya tau kesibukannya lebih banyak diluar sana. Tapi alhamdulillah dia sabar menghadapi segala ide-ide gila maya. Syukron tohh :)
Satu tahun kepengurusan bukan tanpa apa-apa, banyak halangan yang ditemui. Kekurangan anggota, banyak yang mencemooh kerjaan maya dll. Tapi yaaa, masih tetap, yang punya bidang toh support-support saja. Sedih memang, ketika ketika lagi bersemangat langsung dijatuhkan, ketika butuh pundak ternyata dijauhi. Apalagi dikalangan perempuannya, jarang yang maya temui orang yang sepemahaman mau mengerjakan hal-hal yang akan maya buat. Maya kurang bantuan, makanya sering minta bantu sama yang laki-lakinya. Bukan karena candu, tapi itu mau tidak mau. Jika dikasih pilihan saya akan menolak, tapi tak ada yang mau bantu harus gimana. Keseringan buntu disana. Kadang ada yang paham, hanya bisa sebatas menguatkan, bukan bantu menyelesaikan.
Aku selalu menggaungkan namanya didepan orang lain, karena bagiku dialah bidang yang terbaik. Saking mencintainya, sampai hari ini masih belum siap seutuhnya melepaskan. Hmmm... mungkin terkesan melow, eh asal lo tau ( hehehe ) ini ungkapan hati. Karna menurutku "JIKA TAK MAMPU BICARA LEWAT KATA, MAKA SAMPAIKANLAH LEWAT KARYA" ya salah satunya dengan menulis ini. Makanya sering buat acara itu, melibatkan semua anggota dengan mengharuskan mereka menulis. Dari surat cinta sampai ke puisi Deelel.
Apakah aku akan slalu mengagumimu ? Ntah lah pertanyaan itu slalu menjadi pertanyaan dalam hati. Karena setiap hari ketika masih resmi menjadi anggota, aku memikirkan hal-hal baru untuk dibuat biar tidak vakum.
Aku kan slalu mengagumimu, walau sekarang sudah ada orang yang berbeda bernaung didalamnya.
Sejujurnya aku tak berhak begini, tapi hati ini terlalu tertambat dibidang yang membantu menyertai langkahku.Karna sejatinya, bukan akulah orang yang terbaik, tapi aku masih ingin mencoba berbuat yang lebih baik.
Maaf satu periode pernah buat salah, prasangka dan dusta. Terimakasih sudah tetap bertahan bersama sampai akhir..
Terimakasih disampaikan kepada para KID yang satu angkatan:
Pak Kadiv ( yang slalu sabar menghadapi ide gila saya )
Hompi ( yang tak pernah mengakui saya sebagai Co)
Deni ( yang setelah demisioner baru mengakui saya )
Awal (yang pernah sekali menjadi Co saya bidang HID, sekali2 tampak tapi kerjanya bagus)
Aldian ( yang slalu konfirmasi bilang insyallah, tetap aja gak datang )
Kalian luar Biasa, Selamat untuk amanah baru, semoga tetap istiqomah dijalan dakwah ini.
Toga sama2 menunggu.
Semoga kita bertemu di Jannahnya Kelak. Amiin :')
"Sampaikanlah walau satu ayat" KID syi'ar
_cz_